Tampilkan postingan dengan label inilah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inilah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 November 2013

Inilah Dalang Semua Logo Google yang Keren

--Salam Google adalah salah satu Search Engine terbesar dan paling populer setelah Yahoo!. Google bukan hanya inovasi – inovasi teknologi terkini yang banyak dikembangkan,tetapi masalah logo pun mereka yang paling menarik, seperti perayaan tahun baru, olimpiade kemaren, atau peringatan-peringatan lainnya.
Lalu pertanyaannya,siapakah di balik kreasi logo-logo Google?

Dennis Hwang (Hwang Jeong-mok) adalah desainernya. Dennis adalah warga Korea-Amerika, lahir di Knoxville , Tenesse dan di kampung halamannya di Korea (Gwacheon) ia dibesarkan.

Dennis adalah pelukis Doodle yang selalu mengambar logo logo Google yang biasa ditampilkan di hari penting, festival, ataupun holiday. Doodle sendiri adalah logo Google yang ditampilkan itu.

Sekarang, Dennis menduduki posisi sebagai international webmaster di google. Dia mulai menggambar logo nyentrik untuk hari-hari raya pada google dalam peringatan Bastile Day, pada tanggal 14 juli 2000 berdasarkan permintaan dari Larry Page dan Sergey Brin.

Ketika Google mengadakan kompetisi untuk melukis Doodle ke anak-anak, Dennis Hwang sempat memberikan tips. Semoga bermanfaat untuk adik-adik sekalian walaupun tidak relevan tapi tetapi aja tips yang sangat bagus dijadikan masukan..

1. Pastikan design kamu cocok dengan bentuk dari huruf didalam logo Google, tapi jangan biarkan itu membataskan kreatifitas kamu

2. Eksperimenkan dengan berbagai media (tools) untuk melihat yang mana paling cocok dengan design kamu (kamu juga bisa membuat doodle kamu di pcmu sendiri)

3. Jangan membuat design anda terlalu ribet – gambar2 yang simple mempunyai impact paling besar

4. Ingat bahwa design kamu mungkin berakhir di halaman utama Google, jadi bayangkan bagaiman kira2 tampilannya dalam layar Google

5. Untuk mencari inspirasi tema “What I Wish for the World?”, coba pikirkan masa depan dan apa yang kamu jadikan beda dengan sekarang.

6. Ingatkan selalu menggunakan warna dengan benar dan bagaimana warnanya berinteraksi dengan sebuah background putih

7. Hindari unsur komersial dan gambar yang di copyright

8. Mainkan imaginasi kamu – coba buat sebuah doodle yang beda dengan yang lain dan belum pernah dibuat sama sekali.

9. Silahkan gunakan ruang kosong dibelakang ataupun didepan huruf Google, tetapi coba seimbangkan design kamu

10. Have fun…! “Doodle 4 Google” tidak lain adalah tentang kreatifitas dan menikmati membuat sesuatu yang fun

Sumber: http://kolom-inspirasi.blogspot.com/2011/07/inilah-dalang-semua-logo-google-yang.html

Kamis, 21 November 2013

Inilah Mesin Cuci yang Bisa Untuk Main Video Game

Adanya mesin cuci memang mempermudah kita dalam membersihkan pakaian. Apalagi, jika mesin cuci juga bisa Anda gunakan untuk bermain video game. Pasti, aktivitas mencuci pakaian jadi lebih seru.


Adalah Lee Wei Chen dari Kingston University, London, yang memiliki ide gila untuk mengawinkan mesin cuci dengan video game console. Inspirasinya muncul karena mahasiswa desain berusia 27 tahun ini sadar kalau ia terlalu banyak menghabiskan waktu bermain video game.

"Aku merasa kemampuan yang aku kembangkan di dunia virtual tak berguna di dunia nyata. Lalu, aku berusaha untuk membuatnya jadi lebih bermanfaat," kata Wei Chen, seperti dikutip dari Orange.co.uk.
Mesin buatan Lee ini terlihat seperti mesin video game biasa, tapi bagian bawahnya terdapat unit mesin cuci. Keduanya juga memiliki sirkuit komponen yang sama. Hal yang seru dari mesin cuci ini adalah siklus pencucian tergantung pada keberhasilan seseorang menyelesaikan level permainan.

Untuk mengoperasikan mesin ini dibutuhkan koin. Ketika proses pencucian belum selesai karena tak berhasil menyelesaikan permainan, dibutuhkan ekstra koin. Jadi, benar-benar seperti bermain di mesin video game

"Chen memilih dua objek yang langsung dikenali yaitu mesin cuci dan sebuah mesin permainan. Keduanya bisa jadi mesin baru dengan konsep eksekusi desain yang cukup baik," kata Colin Holden, pembimbing Lee Wei Chen di kampus.(vivanews.com)